Cerita Pebisnis Kuliner Bertahan Di Masa Pandemi

Written by Tono on May 6, 2020 in Uncategorized with no comments.

Pencatatan misalnya harus dilakukan secara akurat dan konsisten untuk menghindari kesalahan pada pembukuan Anda yang dapat menghabiskan biaya denda puluhan bahkan ratusan juta. William Sunito merupakan pendiri dari tokowahab.com, layanan e-commerce yang khusus menjadi tempat penjualan bahan pembuatan kue, termasuk peralatan-peralatannya. Layanan tokowahab.com merupakan lanjutan dari bisnis keluarganya, dari toko grosir offline menjadi situs on-line. Beruntung dia juga dibantu oleh suami yang saat itu memiliki usaha di bidang IT. Saat ini, bisnis Hijup.com miliknya telah diekspor ke 50 negara dan meraup untung miliaran Rupiah dalam satu bulan.

Anda bisa menggunakan Facebook, Instagram, Twitter dan berbagai sosial media lain bisa kita jadikan sebagai ladang promosi pebisnis atau pemilik usaha. Dari semua jenis sosial media yang ada, Facebook dan Instagram harus anda gunakan. “Ada banyak sekali produk makanan cepat saji di luar sana, lalu apa yang bisa membedakan produk saya dari mereka? Inilah yang kemudian saya cari untuk menjadi karakter saya,” lanjut Michael.

Persentase kesempatan meraih untung dalam berbisnis ternyata jauh lebih kecil dari fakta kerugian yang didapat. Data dari Small Business Administration Office of Advocacy mengatakan jika hanya ada sekitar 80% yang bisa bertahan di tahun pertama. Lebih parahnya lagi, di tahun kelima, angka persentase bisnis yang bertahan hanyalah sekitar 45-50% atau setengahnya saja. Sementara itu Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes mengapresiasi upaya PT mClinica Health Solutions yang membuat terobosan dalam proses pengadaan digital di bidang farmasi melalui fitur SwipeRx Belanja. Bangunlah hubungan baik dengan cara mengirimkan voucher penawaran, diskon spesial, atau bantuan jika mereka merasa kesulitan dalam menggunaan produk.

“Payou sendiri memiliki banyak fitur yang ditujukan untuk mendukung berkembangnya pelaku usaha,” tandasnya. Jangan hilang arah dalam artian, jika pemilik bisnis sudah yakin produknya bagus dan memiliki value, maka para pemilik bisnis harus percaya diri akan produknya. Hal ini akan membuat bisnis tidak mudah goyah dalam keadaan sulit sekalipun.

Pembisnis

Mereka benar-benar rela menghabiskan waktu, energi, dan uangnya untuk membuat ide bisnis sendiri. Namun, resiko menjadi seorang pebisnis sangat mengikuti keadaan pasar. Pebisnis selalu menerapkan perilaku kerja prestatif, agar bisnisnya dapat berjalan sesuai kinerjanya.

Comments are closed.